Catatan Hati Seorang Saya

11:58 PM

banyak yang menulis surat yang ditujukan kepada calon presiden baik yg capres no.1 ataupun no.2.

Menulis surat ini berawal dari putri bapak Amien Rais, mba Tasniem. Yang sejujurnya saya merasa di hati saya itu adalah kejujuran mba tasniem atas hasil pemikiran dan perasaan mba tasniem. 

dan saya juga ingin menyampaikan catatan hati seorang saya, bukan catatan hati seorang istri.

saya masih berumur 21 tahun dan pemilihan presiden kali ini pertama kalinya saya akan memilih, pertama kalinya juga saya mengikuti kampanye mau itu hitam ataupun putih, mau itu di televisi, radio, facebook, twitter, media online semuanya. 

dan saya termasuk sedih tentang black campaign yang disodorkan ke pihak capres no.2.

ya saya mencatat di hidup saya, mengagumi pak Jokowi semenjak beliau masih menjadi walikota di Solo tempat saya menimba ilmu. Sampai pak Jokowi berangkat ke Jakarta dan menawarkan diri menjadi Gubernur. waktu itu saya sangat mendukung pak Jokowi, karena saya tahu hasil yang dikerjakan pak Jokowi seperti yang sangat bisa dirasakan adalah citywalk jl. slamet riyadi. kayaknya tempat kaya citywalk gitu cuma ada di Solo.

saat itu saya yakin ada yang akan dikerjakan pak Jokowi untuk Jakarta. tidak peduli sandingan pak Jokowi yaitu pak Ahok yang bukan muslim. dan itu menjadi kontroversi karena saya yang diajarkan ibu bapak saya pilihlah pemimpin yang imannya sama dengan kita. sayapun dilema disatu sisi saya tidak sama sekali mengenal pak fauzi bowo, iyalah wong saya lama ga di Jakarta tiba-tiba milih gubernur mau nyoblos Fauzi Bowo atas dasar apa? ikutan aja? 

akhirnya saya memilih Jokowi, kala itu. dengan keyakinan dasar saya.

gak lama kemudian pemilihan presiden pun datang, dan dilalaah kok pak jokowi ya nyalonin diri jadi capres? sayapun sedikit pernah mengecawakan diri. dan benar adanya yang terjadi pak ahok akan maju menjadi gubernur.

tapi saya tidak menafsukan diri menjadi benci dengan pak jokowi tetep aku rapopo. sembari mengikuti kampanye-kampanye. nah semenjak pemilihan gubernur terbesit ada tuh isu kalo pak jokowi itu anggota freemanson. saya pun sempet heleh? hooh poowww? jokowi yang dari kampung tiba-tiba bisa jadi anggota freemanson gimana caranya?

saya ga percaya sama sekali, faktanya gak jelas cuma isu. sampai kampanye sekarang katanya pak jokowi keturunan cina, bukan muslim, ibunya kafir. sejahat itu orang bikin isu sampai ibunya dibilang kafir. masih saya terngiang sosok jokowi yang hadir diacara jamuro waktu saya ikut dulu sekali masih SMA. pakaiannya sederhana cuma kemeja putih, celana hitam, peci hitam udah itu aja. nah dari pertemuan itu saya baru tau itu jokowi walikota Solo, hahaha. itu pas kelas 3 SMA saya baru kenal jokowi. 

saya ga yakin pak jokowi itu muallaf, atau hajinya boongan, ibunya kafir, ga percaya saya. ngapain orang bikin isu gitu kalo bukan pengen menjatuhkan pak jokowi? ya kan? sedangkan dari pihak prabowo yang keluarganya malah kebanyakan non muslim biasa biasa saja? yakan? aku rapopo,

seperti juga pak prabowo yang dituding bersalah atas hilangnya beberapa orang pada kejadian belasan taun yang lalu? ngapain orang bikin isu gitu baru-baru ini kenapa ga dari pemilihan presiden sebelumnya?

saya masih mencatat, pak jokowi nyapres tapi tidak melepaskan diri dari gubernur jakarta, positif thingking aja pak jokowi masih terlalu berat meninggalkan jakarta sejujurnya. dia juga ga mau ngecewain orang jakarta, tapi dia masih ingin berjuang membangun jakarta dari pusat biar urusannya gak mbelilit kaya sekarang. pak jokowi masih belum menyerahkan atau mewakafkan dirinya untuk nyapres karena masih gantungin dirinya jadi gubernur.

apapun yang terjadi nanti hasil perhitungannya, siapapun pemenangnya, itu adalah sebuah takdir. tidak usah melalui isu-isu kejahatan sampai mencapai takdir yang memang sudah digariskan. berbaik sangkalah, tidak usah dan tidak perlu berfikir sinis. tetap memegang pilihan tapi tidak usah sinis sama orang lain yang pilihannya tidak sama, ya toh?

salam hangat,

You Might Also Like

1 comment

  1. Ini mah surat buat simpatisan, hihi. Ciyus ada isu Jokowi anggota freemason? Eh gilak, hahah. Berusaha banget buat ga buka link2 black campaign sih gue, hhemh. Semangat Kak Par, semoga yang aku dan kamu pilih pilihan yang terbaik dan yang diridhoi oleh Allah

    BalasHapus

Terimakasih sudah bersedia membaca, silahkan isi pesan dan kesan atau kritik di kolom komentar dibawah ini