perempuan harus menelan dalam rasa sakitnya

8:35 AM

kamu perempuan? 

jelas akan tahu gimana rasanya menelan dalam rasa sakit tanpa memberitahu pasanganmu kalau kamu ini lagi kesakitan

judul diatas adalah pesan dari ibu, obrolan tadi pagi ketika ibu dengan ceramah di radio dan ibu berkisah tentang ceritanya.

menjadi istri sholehah memang tidak mudah begitu kata ibu. yang jelas dan pasti harus menelan dalam rasa sakit dan mengganggap sakitnya adalah sakit di dunia tentunya di akhirat adalah kebahagiaan karna adalah amalan kamu buat suami.

begitu pesan ibu

perempuan harus menelan sakit ketika dikalahkan oleh keegoisan laki-laki walau laki-laki itu tanpa sadar punya keegoisan lebih besar dari rasa sayangnya, dikalahkan oleh keegoisan laki-laki yang terlanjur sakit hati padahal dia tidak tahu perempuan yang dia bilang menyakitinya lebih tersakiti, dikalahkan oleh keegoisan laki-laki yang tiba-tiba menyambut kehadiran perempuan lain, semua adalah hal keegoisan laki-laki, sadarkah? bagaimana dengan perempuannya?

seperti pesan ibu, perempuan itu harus sabar mau susah dan mikir jangka panjang, mikir kalau apa yang dia kerjakan jadi amal baik dan tabungan masuk surga, aah ibuku adalah salah satu wanita sholeha yang realistis jaman sekarang. begitulah perempuan, SABAR. marah? jelas punya amarah yang memang adalah tanda bahwa itulah kasih sayang dan kepeduliannya.

disaat laki-laki pergi meninggalkan perempuannya, dia akan kembali suatu saat ketika keadaannya ada di titik paling bawah paling jelek paling buruk siapa yang mau menerimanya selain perempuan yang terdahulu yang paling sabar paling bisa menerimanya paling bisa menahan sakitnya? ingat laki-laki lemah ketika sudah dikeadaan terburuk, perempuan? ingat perempuan selalu memiliki hati yang tangguh dan kuat asal imannya kuat dia bersama tuhanNya.

ibuku banyak memberikanku pelajaran, ketangguhannya, kesabarannya, kegigihannya memperjuangkan keluarga, kasih sayangnya terhadap anak-anaknya, kesetiaannya terhadap suaminya, segalanya.

maka jelas benar kalau ada yang bilang "lihatlah cara laki-laki menyayangi ibunya maka kamu akan melihat caranya menyayangimu"

terimakasih ibuku, izinkan aku menyayangimu sampai waktu yang tidak terbatas. tetaplah utuh hatimu untuk anak-anakmu yang masih membutuhkan bimbinganmu



anandamu-
farhati


You Might Also Like

2 comment

  1. hmmm.... semoga kita-kita yang belum menikah, suatu saat nanti di pertemukan Allah dengan jodoh kita, seorang laki-laki yang benar-benar menyayangi, menghargai dan mencintai kita :)

    salam untuk ibunya, mba... semoga beliau selalu dalam keadaan sehat dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT :)

    BalasHapus
  2. amiin amiiin :)

    terimakasih doanyaa yaa :)

    BalasHapus

Terimakasih sudah bersedia membaca, silahkan isi pesan dan kesan atau kritik di kolom komentar dibawah ini