sebuah pertanyaan dan jawaban~

7:20 AM

Aku sudah menangis
kapan kamu mulai menangis?-

kemarin malam

ada apa? bukankah kamu sekuat tegar karang? apa kamu sudah terpengaruh novel sunset bersama rosie yg merasakan sakitnya meninggalkan seseorang yg paling dicintai? -
bukan - hening sesenggukan hampir tidak tertolong rapuhnya hati yg baru terasa

lalu kenapa kamu tiba-tiba menangis? apakah sudah lupa allah always beside you?-
tidak aku tidak akan pernah lupa, entahlaah- hening lagi seketika

apa itu sakit? aku sudah lama merasakan sakit yg seperti ini, sekian lama 4 tahun yang lalu, keadaan ini berbeda-
berbeda kenapa?`


aku sudah menempatkan mungkin sudah terkunci hati ini, karena mungkin aku benar-benar percaya bahkan seribu persenpun aku percaya ini yg terakhir, entah dari mana "terakhir" itu aku simpulkan dari mana, bahkan aku membenarkan diriku terus. kalii ini berbeda, sangat berbeda. namun rasanya Allah membalikkan semua perasaan ini, entah membolak balikkannya seperti apa. aku seperti dibohongi oleh perasaanku sendiri, perasaanku yg yakin aku mencintai benar-benar mencintai orang yg benar yg tulus mencintaiku, itupun aku tau dia tulus mencintaiku dari kesimpulan yg mana. Allah membalikkan itu semua. aku merasa bodoh, ilusi terlalu jauh.
ada apa?-

kalau benar-benar mencintaiku kenapa dia memilih meninggalkanku disaat aku benar-benar merasa tersakiti? disaaat aku benar-benar membutuhkannya hanya untuk sekedar menenangkanku? aku wanita butuh ketenangan disaat hatiku kalut. aku butuh itu. tapi bahkan aku hanya mendapatkan dia benar-benar melepaskanku, seperti burung dibiarkan terbang tanpa diharapkan kembali ke kandangnya.
memangnya kamu berbuat apa untuk dia?-

aku tidak melakukan apapun, aku hanya ingin tau sebatas apa perjuangan, pengorbanannya, bukan hanya sekedar dia melewati beribu jarak dengan motornya melewati hujan panas terik. bukan. aku tidak butuh itu. toh aku akhirnya tau aku bukan gadis untuk diperjuangkannya apalagi dipertahankannya.
lalu sekarang yg kamu inginkan apa?-

Aku selalu ingin menangis, sendiri, mematikan perasaan ini, melupakan perlahan seluruh ingatanku. seperti yg sudah pernah kulakukan sebelumnya, aku membiarkan mata ini meneteskan air matanya sampai menahun sampai aku benar-benar menemukan seseorang lagi. menahun itu mungkin tidak selama tegar yg melupakan rosie.,
kalo memang seperti itu biarkanlah menangis, biarkan hatimu berbicara dengan menetaskan air matamu. biarkanlah selama apapun itu, kamu hanya perlu bersabar-

semua milikNya, bahkan besarnya cintamu itu milikNya, kamu harus mengembalikan kepadaNya, percayalah Allah maha Adil, hanya perlu mengambi hikmah, bersabar, ikhlas, tegar-
iya aku tau, bahkan aku paham jika aku mengembalikkan kepadaNya Beliau akan menitipkan itu ke orang lain mungkin yg lebih pantas. bahkan aku tau dia sudah menemukan orang lain yg lebih memiliki jutaan pesona dariku

untuk mencintai seseorang tidak cukup tertarik oleh parasnya dan seribu sifat terbaik yg dimiikinya, atau tidak cukup satu hari, satu bulan atau setahun, semua itu butuh proses yg cukup lama. ingat bukan di nove berjuta rasanya? yg ternyata seorang kakek nenek yg sudah lama menikah dan memiliki cucu ternyata tidak saling tulus mencintai? seperti itu lah, butuh proses yg cukup lama -
iyaa aku tau, terasa berat semua ini, berat karena aku bukan tipe orang yg mudah menanamkan benih di tanah yg kosong. akupun tidak pernah mencoba berniat ingin memiliki kekasih lagi sejak empat tahun lalu, semua begitu mudah mengalir.

ya seperti itulah perasaan dan hatimu. tak mudah benar-benar mencintai seseorang. jangan terlarut lebih dalam, lanjutkan apa yg kamu harus perjuangkan saat ini. seperti sebelumnya biarkan mengalir biarkan hatimu menemukan seseorang lagi kapanpun, esok, seminggu lagi, sebulan, setaun, dua taun lagi. biarkan mengalir. kalau ingin menangis menangislah bicara pada Allah-
smile :)

biarkan kalau memang dia tidak ingin memperjuangkanmu lagi, memperjuangkan perkataannya yg dulu untukmu, biarkan kalo memang dia tak ingin, biarkan jika memang dia ingin menemukan wanita lain lagi dalam hidupmu, biarkan dia mengkhianati semua perkataannya, janjinya dulu kepadamu. biarkan.. Allah maha adil, kasihani dirimu, bahagiakan dirimu, tegarkan karangmu. smile :)-
aku tidak menginginkannya seperti itu, aku menginginkan seberapa tangguh dia sebagai laki-laki mempertaruhkan kesukaannya untuk membahagiakanku, kedua orangtuaku, seberapa tangguh dia bersabar menghadapiku, toh akhirnya aku tau dia begitu lemah dan menyerah lebih memilih menemukan wanita lain. namun aku tau aku membiarkan dia mencari jalannya sendiri dengan menemukan wanita lain. aku tetap masa lalunya bukan masa depannya dan dia tetap masa laluku.

kamu sudah cukup dewasa melewati cobaan dan masalah, kamu sudah tau jalan yg harus kamu ambil, biarkanlaah-
smile :)

You Might Also Like

0 comment

Terimakasih sudah bersedia membaca, silahkan isi pesan dan kesan atau kritik di kolom komentar dibawah ini